M A T E R I
PROPOSAL VANUE AND EVENT SUPPLIER

Oleh :
1. DEWI M. A. K
2. NUR JANAH
NIM 201812120363
3. FADILA
Dosen pengampu :
H. PRATAMA SBK, M.Pd
PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
SEKOLAH TINGGI ILMU AGAMA
ISLAM AL FITHRAH
SURABAYA
2021
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam akomodasi, hotel merupakan salah satu jenis akomodasi yang paling
banyak di dunia terbukti jumlah kamar yang terbanyak dari semua jenis akomodasi adalah disediakan oleh hotel.
Secara umum pengertian hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian
atau seluruh bangunan
bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makan, dan minum serta
jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial. Sedangkan definisi hotel
menurut SK Menparpostel Nomor: KM 34/HK 103/MPPT-87, adalah sebagai berikut: Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang
mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan
untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum
serta jasa lainnya
bagi umum, yang dikelola secara komersial serta memenuhi
ketentuan persyaratan yang ditetapkan didalam keputusan pemerintah. Perkembangan industry perhotelan dewasa
ini menunjukkan peningkatan yang pesat
di Indonesia.
Hotel saat ini
banyak dijumpai di seluruh dunia serta berperan aktif dalam meningkatkan perkembangan pariwisata,
sumber daya manusianya dituntut untuk lebih berkualitas dan memberi pelayanan yang sebaik-baiknya
terhadap tamu. Selain itu, hotel
merupakan akomodasi yang saat ini tidak hanya menyediakan pelayanan
jasa penginapan saja tetapi dengan berkembangnya
kebutuhan para wisatawan atau tamu, hotel juga menyediakan makanan dan minuman
serta fasilitas jasa lainnya.
Semua pelayanan hotel di sediakan bagi masyarakat umum, baik mereka yang bermalam di hotel ataupun mereka yang hanya
menggunakan fasilitas tertentu yang
dimiliki hotel tersebut. Sebuah hotel dapat dikatakan maju dan berkembang apabila hotel tersebut
mampu menjual semua produk yang ada di hotel
secara terus menerus atau berkelanjutan kepada khalayak umum.
Hotel
yang baik merupakan hotel yang mampu memberikan pelayanan yang baik kepada tamu yang datang sehingga tamu akan
merasakan kepuasan atas jasa pelayanan yang hotel berikan. Hal ini juga bisa menjaring tamu agar bisa meningkatkan
jumlah hunian kamar hotel. Selain hunian kamar juga terdapat produk lain yang diberikan
kepada tamu salah satunya
adalah produk dan minuman.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat kami kemukakan rumusan
masalah sebagai berikut :
1. Apa saja persyaratan kamar hotel yang standart ?
2. Apa Saja Pementasan, Audiovisual, Pencahayaan di Hotel ?
3. Apa Pencahayaan Khusus?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Mengenal Klasifikasi Hotel Berdasarkan
Bintang
Saking banyaknya hotel di Indonesia, kadang bikin kita
bingung untuk memilih hotel yang tepat. Apalagi harganya juga bervariatif dan
bersaing! Seperti yang kita tahu, klasifikasi hotel ditentukan berdasarkan
bintang, yaitu dari bintang satu hingga lima. Tentu aja makin tinggi bintang
hotelnya, fasilitas yang ditawarkan makin mewah dan bisa memberikan kamu lebih
banyak kenyamanan. Tapi, jangan gegabah untuk langsung booking hotel bintang lima yang mahal. Kamu juga
harus menyesuaikannya dengan kebutuhanmu. Makanya, kali ini Pegipegi ingin
mengajak kamu untuk mengenal klasifikasi hotel berdasarkan bintang.
1. HOTEL BINTANG SATU
Hotel bintang satu
biasanya dikelola langsung oleh si pemilik dan ukurannya relatif kecil. Namun,
berlokasi strategis, di tempat ramai, dan memiliki akses ke transportasi umum.
Tentu aja harganya jauh lebih murah. Kriterianya antara lain:
·
Kamar tipe standar
dengan jumlah kamar minimal 15
·
Kamar mandi dalam
·
Luas kamar minimal
20 meter persegi
2. HOTEL BINTANG DUA
Akses menuju hotel bintang dua biasanya bisa
dicapai dengan mudah. Berlokasi di lingkungan yang aman, bersih, dan bebas
polusi. Gedungnya juga terawat dan rapi. Kriterianya seperti ini:
·
Jumlah kamar standar
minimal 20
·
Tipe kamar suite
minimal 1 kamar
·
Kamar mandi dalam
·
Kamar mempunyai TV
dan telepon
·
Luas kamar standar
minimal 22 meter persegi
·
Luas kamar suite
minimal 44 meter persegi
·
Pintu kamarnya
dilengkapi pengaman
·
Ada lobi
·
Ada AC dan jendela
·
Memiliki fasilitas
penerangan 150 lux
·
Ada sarana olahraga
dan rekreasi
·
Ada bar
3. HOTEL BINTANG TIGA
Dari hotel bintang tiga,
kamu lebih punya akses mudah untuk menjelajah tempat wisata, pusat belanja, dan
pusat bisnis. Juga dekat tol, jadi bukan hanya cocok untuk wisatawan, tapi juga
untuk pebisnis. Para karyawannya juga terlihat rapi, profesional, dan siap
melayani kamu dengan ramah. Kriterianya adalah sebagai berikut:
·
Lobinya memiliki
desain yang apik
·
Jumlah kamar
standarnya minimal 30
·
Jumlah kamar suite
minimal 2
·
Kamar mandi dalam
·
Luas kamar standar
minimal 24 meter persegi
·
Luas kamar suite
minimal 48 meter persegi
·
Ada toilet sendiri
·
Ada sarana rekreasi
sekaligus olahraga
·
Dilengkapi AC dan
jendela
·
Terdapat resto yang
menghidangkan makanan untuk makan pagi, makan siang, dan makan malam
·
Tersedia valet
parking
4. HOTEL BINTANG EMPAT
Karyawan di hotel bintang
empat tentunya lebih profesional. Bahkan, mereka tahu mengenai tempat wisata di
sekitar hotel. Pelayanan yang diberikan pastinya di atas rata-rata. Hotel ini
memiliki bangunan yang luas dan cukup besar, dekat dengan tempat wisata, tempat
belanja, dan pusat hiburan. Kriteria hotel bintang empat adalah sebagai
berikut:
·
Jumlah kamar tipe
standar minimal 50
·
Ada minimal 3 kamar
suite
·
Kamar mandi dalam
dengan air panas/dingin
·
Luas kamar standar
minimal 24 meter persegi
·
Luas kamar suite
minimal 48 meter persegi
·
Luas lobi minimal 100
meter persegi
·
Tersedia bar
·
Tersedia sarana
rekreasi dan olahraga
5.
HOTEL
BINTANG LIMA
Merupakan hotel termewah
dengan pelayanan multibahasa. Karena sangat mementingkan tamu, maka setiap tamu
yang masuk akan disambut dengan ramah oleh staf. Setiap tamu juga
diberikan welcome drink, bahkan
diberikan daftar anggur yang bisa dipilih saat masuk ke kamar hotel.
Kriterianya adalah sebagai berikut:
·
Jumlah kamar tipe
standar minimal 100
·
Menyediakan minimal 4
kamar suite
·
Kamar mandi dalam
dengan air panas/dingin
·
Luas kamar standar
minimal 26 meter persegi
·
Luas kamar suite
minimal 52 meter persegi
·
Tempat tidur dan
perabotan dalam kamar memiliki kualitas tinggi
·
Fasilitas resto
tersedia selama 24 jam dan makanan bisa diantar ke kamar
·
Tersedia pusat
kebugaran dan valet parking
B. Pementasan, Audiovisual, Pencahayaan
Penyelenggaraan kegiatan
pementasan kesenian di obyek wisata, hotel, gedung kesenian dan event-event
tertentu adalah event rutin yang dipentaskan sesuai dengan
permintaan/permohonan dari institusi pemerintah atau swasta yang meminta
tampilan kesenian untuk acara-acara penting yang diselenggarakan oleh pemohon
tampilan kesenian.
Melalui Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata setempat permohonan pementasan kesenian dapat setujui apabila
memenuhi prosedur dan ketentuan yang berlaku. Maka akan ditunjuk
sanggar/lingkung seni dan akan di tampilkan sesuai kegiatan tersebut.
Bentuk tampilan kesenian
adalah pementasan kesenian Jawa Timur dan modern. Tujuan dilaksanakannya
kegiatan ini adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni
budaya, dan dalam rangka pembinaan kepada sanggar/lingkung seni di
masing-masing wilayah, juga sebagai bahan promosi seni budaya untuk
meningkatkan pariwisata khususnya di daerah surabaya.
Pada penyelenggaraan
pementasan kesenian di obyek wisata, hotel, gedung kesenian dan vent-event
tertentu terbagi dalam 50 ( lima puluh ) tampilan kesenian tersebar keberbagai
kegiatan dan 20 ( dua puluh ) tampilan kesenian yang dikhususkan pada jadwal
pengisian acara di gedung kesenian.
Event kesenian tradisional
yang ditampilkan khas Jawa Barat diantaranya : upacara adat, rampak kendang,
reog, kecapi suling, tari klasik, tari kreasi, tari jaipongan, angklung,
calung, longser, ibing pencak silat, band lokal, organ tunggal, teater,
qasidah/rebana dan marawis dll.
Kegiatan pementasan ini
dilengakapi dengan Audiovisual dan
Pencahayaan yang cukup serta Hotel menyediakan banyak fasilitas
untuk memanjakan pelanggannya dengan memberi
rasa nyaman dan aman agar pelanggan merasa betah. Room mempunyai
kontribusi yang sangat besar untuk meningkatkan image hotel secara keseluruhan. oleh sebab itu, room yang dijual kepada tamu harus dijaga dan dirawat kebersihannya. Dalam hal ini, Room Attendant berperan
penting untuk meningkatkan image hotel terhadap
pelanggan dengan cara menyediakan, mempersiapkan dan menjaga kebersihan
setiap kamar tamu. Kondisi kamar dapat menyampaikan
suatu pesan dan buruknya karyawan dalam mempersiapkan kamar yang nyaman dan bersih bagi tamu. Selain kebersihan, kecepatan
untuk menyediakan kamar bersih juga memberikan nilai tambah bagi housekeeping. Ketersediaan kamar akan mengindari tamu
untuk menunggu pada saat check in. Oleh
sebab itu, Ketika room attendant telah selesai membersihkan suatu kamar maka Floor Supervisor harus me-release status kamar tersebut
secepatnya. Prosedur pembersihan kamar perlu diperhatikan sedemikian rupa untuk memastikan semua bagian di dalam kamar tidak ada yang terlewatkan. Pembersihan harus dilakukan
secara detail termasuk
kerapian, kelengkapan amenities
dan kebersihan. Pekerjaan
utama dalam proses pembersihan kamar terdiri dari preparation (persiapan), process (pembersihan) dan finishing (pengecekan)
BAB III
PENUTUP
C.
KESIMPULAN
Di dalam pemilahan kategori sebuah
hotel, harus diperhatikan juga tentang fasilitas
– fasilitas yang ada di dalamnya. Sehingga dapat dengan mudah untuk mengkategorikan jenis hotel berbintang ataupun hotel melati.
Untuk hotel berbintang, masih ada kategori fasilitas –
fasilitas tertentu yang akan menjadi bahan
pertimbangan untuk menentukan jenis
hotel tersebut ke dalam tingkatan hotel
berbintang. Dalam kaitannya dengan pernyataan di atas, dapat dijelaskan bahwa jenis hotel dari Royal Hotel N’ Lounge Jember adalah Hotel Bintang 3, yang memiliki fasilitas
– fasilitas sebagai berikut :
3.1.1 Room (Kamar)
Royal Hotel n’ Lounge menyediakan 70 kamar yaitu 50 kamar Gold Standart,
14 Platinum Superior, 4 Deluxe
Sapphire dan 1 Royal Suite Diamond. Berikut klasifikasinya yaitu :
a. Gold Standart
Sebanyak 50 kamar, 37 kamar ukuran bed double dan 13 ukuran bed twin. Dengan fasilitas
AC, TV 21 inch, Hot & Cold Water, Sofa, Coffee&Tea Maker, View Parkir
Area, bathroom, telepon,
internet,
minuman kemasan
botol, perlengkapan mandi (bathtowel, showerkcup).
Room Rate Rp. 430.000,00
b. Platinum Superior
Sebanyak 14 kamar, 2 kamar ukuran bed twin dan 12 kamar ukuran bed double. Dengan fasilitas AC, TV 29 inch,
Hot & Cold Water, Sofa, View Pool Area, Coffee & Tea Maker. Room Rate Rp. 540.000,00
c. Sapphire Deluxe
Sebanyak 4 kamar, dengan fasilitas king size bed, wifi, welcome drink, slice fruit & snack, AC, Coffee &
Tea Maker, TV, minuman kemasan dalam
botol, kulkas, bathroom & shower, bathup with cold & hot Water, peralatan mandi (bathtowel/bathrobes, showercup). Room rate Rp. 675.000,00
d. Royal Suite Diamond
Sebanyak 1 kamar, dengan fasilitas 1 king size bed, AC, TV, telepon, kulkas, mini bar, breakfast, free welcome
drink, internet, bathup with cold and
hot water, full amenities, bathroom
and shower, peralatan mandi (bathtowel/bathrobes, showercup). Room rate Rp. 1.000.000,00
3.1.2
Restoran
Royal Hotel n’ Lounge memiliki restoran yang diberi nama Ruby Resto dan fasilitas yang disediakan di
restoran yaitu area Lounge yang bisa digunakan
oleh tamu untuk bersantai, smoking area dan juga disediakan 2 buah TV LED, kapasitas meja tamu cukup
memadai dan menu makanan dan minuman
yang disediakan cukup dengan berbagai macam dari menu tradisional, chinese food dan lain-lain. Untuk menu breakfast
yang disediakan juga bervariasi dan tiap harinya
berganti.
3.1.3
Fasilitas penunjang
Fasilitas penunjang merupakan
fasilitas yang untuk memenuhi kebutuhan
tamu. Fasilitas-fasilitas penunjang yang disediakan diantaranya:
1. Hall Room
Ruang
ini meneyediakan tempat santai bersama keluarga atau kolega anda dalam acara seminar atau rapat.
2. Musholla
Sebagian besar tamu yang menginap dan serta karyawan
hotel beragama islam, sehingga keadaan
musholla sangat penting
demi memenuhi kebutuhan
tamu dalam menjalankan ibadahnya.
3. Layanan Laundry
Layanan
laundry merupakan salah satu pelayanan yang bertugas untuk mencuci pakaian tamu dan pencucian linen
housekeeping yang kotor. Layanan ini menggunakan tempat laundry yang berada di luar
hotel.
3.2
Visi dan Misi Royal Hotel N’ Lounge
3.2.1
Visi Royal Hotel N’ Lounge
Menjadi hotel terbaik
di kawasan timur pulau jawa dari segi profesionalisme
kerja integrasi, kepercayaan, kepuasan tamu, kekuatan di bidang financial, rasa memiliki
yang tinggi. Kebersamaan sebagai sebuah group perusahaan,
inovasi, kerjasama yang baik, kualitas pelayanan, produktivitas dan kemampuan
untuk berkembang.
3.2.2 Misi Royal Hotel n’ Lounge Jember
Perusahaan memiliki tujuan untuk menjadi group perhotelan dan Leisure terkemuka
di Jawa Timur dengan nilai prospek pertumbuhan yang menguntungkan bagi semua pihak yang terkait
dengan perusahaan baik itu karyawan
maupun pemilik hotel. Hotel juga menjadi partner yang baik bagi customer.
Daftar Pustaka
Fadhli, Aulia. 2017. Pengantar Housekeeping Perhotelan. Yogyakarta: Penerbit
Gave Media.
Mertayasa, I Gede Agus. 2012. Food &Beverage Service Operational. Yogyakarta : CV Andi Offset.
Sulastiyono, Agus. 2016. Manajemen Penyelenggaraan Hotel. Bandung : Alfabeta.
WA Marsum and
Siti Fauziah. 2016. Professional Waiter,
Yogyakarta : C.V Andi Offset.
http://skripsimanajemen.blogspot.co.id/2011/02/pengertian-definisi-kualitas-
pelayanan.html.
http://dewimaman75.blogspot.co.id/2012/05/tugas-dan-tanggung-jawab-room-
attendat.html.
http://blog-wm.blogspot.co.id/2013/07/tugas-dan-tanggung-jawab-departemen-
housekeeping.html.
http://www.pengertianku.net/2017/04/pengertian-pariwisata-dan-jenis-
jenisnya.html
http://infodanpengertian.blogspot.co.id/2015/11/pengertian-hotel-menurut-para- ahli.html
http://e-journal.uajy.ac.id/8729/3/2EM19191.pdf http://www.kajianpustaka.com/2013/04/pengertian-faktor-pengukuran-kepuasan-
konsumen.html
http://www.sarjanaku.com/2012/09/pengertianhotel-dan-housekeeping.html
Mukmin, Hasan. 2014.
Peranan Fakultas Dakwah Sebagai
Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam di Wilayah Lampung, (Lampung: Pusat Penelitian
danPenerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, IAIN
Raden Intan Lampung,
Lovelock, C, dan John Wirtz. 2011. “Pemasaran Jasa
Perspektif edisi 7”. Jakarta: Erlangg
Tidak ada komentar:
Posting Komentar